STPI Curug Kembali Selenggarakan DPM Revitalisasi SMK Tahun 2019

STPI Curug Kembali Selenggarakan DPM Revitalisasi SMK Tahun 2019

DPMKEMENHUB.ID - Dalam rangka menuju SDM unggul, pada Hari Senin, 9 September 2019 Ketua Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug yang diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) STPI Curug Type Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bekerja sama dengan Forum Komunikasi Sekolah Menengah Kejuruan Penerbangan Indonesia (FKSMKPI).

Sebanyak 100 orang peserta dari 9 SMK Penerbangan di Seluruh Indonesia mengikuti program ini.

Diklat yang dibuka kali ini adalah:

1. Sheet Metal Repair

2. Aircraft Painting

3. Aircraft Electrical Fundamental

Diklat akan berlangsung selama 5 hari terhitung 9 September 2019 hingga 13 September 2019 di Hangar 01  Program Studi Teknik Pesawat Udara STPI Curug.

Peserta diklat Sheet Metal Repair dan Aircraft Electrical Fundamental berasal dari guru-guru SMK Penerbangan di seluruh wilayah Indonesia dengan total 45 orang. Sedangkan 55 orang siswa SMK Penerbangan mengikuti pelatihan Aircraft Painting.

Diklat ini bertujuan memberikan kompetensi tambahan bagi lulusan SMK sehingga mempunyai sertifikat yang bisa dimanfaatkan untuk melamar kerja atau mandiri.

DPM ini juga merupakan bentuk komitmen Kementerian Perhubungan melalui STPI Curug dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan untuk Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.

STPI sudah memberikan kesempatan bagi guru-guru SMK Penerbangan untuk memiliki kompetensi pada bidangnya melalui pelatihan-pelatihan teknis yang terkait langsung dengan pemeliharaan pesawat udara yang selama ini menjadi sasaran kurikulum SMK Penerbangan.

Dalam sambutannya Ketua STPI Curug menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fokus pemerintah saat ini. Oleh karena itu pengembangan sekolah-sekolah vokasi menjadi sangat penting agar tenaga terampil/ahli asing membanjiri lapangan kerja di Indonesia.

Jumlah penduduk yang sangat besar serta pertumbuhan ekonomi yang masih di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia menjadi kondisi yang menarik bagi pasar konsumtif produk-produk luar negeri.

Investasi yang datang juga banyak membawa sumber daya manusia yang terampil/ahli yang akan membuat kita hanya sekedar jadi penonton atas kegiatan ekonomi yang berjalan di wilayah kita.

Diharapkan DPM untuk SMK Penerbangan mampu mengurangi kesenjangan antara lulusan SMK Penerbangan dengan kebutuhan industry penerbangan yang ada.

STPI Curug