STPI Curug Buka DPM 2018 di Serang dan Pandeglang Banten, Peserta 480 Orang

STPI Curug Buka DPM 2018 di Serang dan Pandeglang Banten, Peserta 480 Orang

DPMKEMENHUB.ID - Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) 2018 untuk peserta wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Pandeglang.

Pembukaan DPM dilaksanakan di Lapangan Parkir GOR Basket Stadion Maulana Yusuf Kota Serang dipimpin oleh Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM, Rabu (7/11/2018).

DPM STPI kali ini menyelenggarakan tiga diklat, terdiri dari Teknik Las Listrik Lingkungan Bandara, Teknik Instalasi Listrik Lingkungan Bandara, dan Teknik Perawatan AC Lingkungan Badara. 

Peserta DPM berjumlah 480 orang berasal dari masyarakat yang tersebar di Kecamatan Walataka Kota SErang, Kecamatan Kopo Kabupaten Serang, Kecamatan Cadas Sari Kabupaten Pandeglang, dan Kecamatan Keroncong Kabupaten Pandeglang.

Untuk Kabupaten Serang, peserta sebanyak 120 orang, Kabupaten Pandeglang 240 orang, dan Kota Serang 120 orang.

DPM STPI dilaksanakan pada 7-16 November 2018. Masing-masing bertempat di Universitas Mathla'ul Anwar untuk Kota Serang, di Kantor Camat Kopo Kabupaten Serang, dan di Balai Desa Gerendong Kecamatan Cadas Sari Kabupaten Pandeglang.

Tenaga pengajar berasal dari Dosen/Instruktur STPI, Ikatan Alumni STPI, Koramil 0221/Kopo, Koramil 0217/Walantaka, Kodim 0601/Pandeglang dan sejumlah praktisi.

Tiga tujuan dari DPM adalah memberikan pelatihan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat untuk mandiri atau mempermudah mendapatkan pekerjaan, memberikan pengetahuan akan pentingnya kesadaran masyarakat atas keamanan dan keselamatan pernebangan, serta memberikan informasi program-program pemerintah dan keberlanjutan pembangunan dan mendorong masyarakat sekitar berperan aktif dalam pembangunan sehingga mendapatkan manfaat ekonomi dan kesejahteraan

Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) dalam sambutannya yang dibacakan Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM menyatakan, kegiatan DPM merupakan salah satu perwujudan Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Melalui Program DPM, negara telah mengalokasikan anggaran dalam bentuk pendidikan dan pelatihan permberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia. Tujuannya, agar masyarakat Indonesia memiliki keterampilan dan keahlian yang membuatnya bisa bersaing dalam mencari pekerjaan maupun berwirausaha.

"Harapan pemerintah terhadap peserta DPM agar dapat memanfaatkan secara baik dan benar-benar serius menjalani diklat sehingga akhirnya bermanfaat bagi seluruh peserta serta meningkatkan kualitas kehidupan," ujar Ketua BPSDM.