Jurusan Kespen STPI Gelar Diklat IT Bertaraf Internasional, Gratis untuk 150 Siswa SMK

Jurusan Kespen STPI Gelar Diklat IT Bertaraf Internasional, Gratis untuk 150 Siswa SMK

BPSDMP KEMENHUB – Wujud bakti terhadap negeri, Jurusan Keselamatan Penerbangan (Kespen) Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug) gelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Cisco Certified Network Associate (CCNA) untuk 150 siswa SMK di wilayah Tangerang. Diklat di bidang IT (Information Technology) tersebut diselenggarakan secara gratis untuk membekali generasi muda Indonesia guna menyongsong masa depan.

Pembekalan yang dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi Umum STPI Curug Capt. Tri Nusiogo pada 23 April 2018 ini berlangsung selama dua minggu dan akan berakhir hari ini (Jum’at, 4/5/2018).

“Sertifikasi CCNA saat ini sangat diminati dan paling berpotensi sebagai pintu gerbang siswa SMK untuk membangun karir dan skill di bidang IT.  Diklat CCNA STPI ini merupakan program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang menggunakan pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring),” terang Ketua Jurusan Keselamatan Penerbangan STPI Curug Wahyu Kurniawan, Kamis (3/5/2018).

Ia menjelasakan, peserta diklat belajar serta melaksanakan uji kompetensi dengan menggunakan sistem online learning (e-learning) berbahasa Inggris serta berstandar internasional.jurusan kespen

150 siswa SMK ini merupakan peserta diklat angkatan pertama. Ke depannya, STPI akan membuka pendaftaran untuk diklat ini sampai enam angkatan atau dengan total sekitar 150 peserta.

Dari program pemberdayaan masyarakat ini, para siswa SMK tersebut akan mengantongi beberapa kompetensi. Selain kompetensi basic knowledge IT, mereka juga akan mengantongi kompetensi networking, internet concept dan hardware.

“Itu semuanya standar internasional. Pengajarnya dari STPI, Pak Afrizal sebagai Ketua Kurikulum. Enggak banyak orang yang tahu kalau kita member Cisco Academy. Kita jadi member sejak tahun 2012, khusus IT,” imbuhnya.

Di lingkungan BPSDM Perhubungan, STPI Curug dan ATKP Medan merupakan institusi pendidikan yang menjadi anggota Cisco Academy. Namun yang pertama kali menjadi anggota Cisco Academy adalah STPI Curug.

Semantara ini, penyelenggaraan diklat bersertifikasi Cisco Academy baru bisa diselenggarakan oleh Jurusan Kespen STPI Curug.

“Sebenarnya bisa dipakai untuk seluruh STPI, tapi sekarang baru Kespen. Di Kespen Cisco berlaku untuk seluruh Prodi di Kespen, jadi begitu lulus mereka tidak gagap lagi sama IT,” kata Wahyu.

Ia juga menyebutkan, STPI saat ini sudah melirik pasar bisnis untuk IT. “Selama ini kan kita selalu memandang IT itu enggak bisa siapa-apain, IT untuk internal. Tapi sebetulnya IT itu for sale, for business,” pungkasnya.