DPM STIP 2019 di Kumai Resmi Ditutup

DPM STIP 2019 di Kumai Resmi Ditutup

DPMKEMENHUB.ID - Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Indonesia dan dilaksanakan secara giat oleh BPSDM Perhubungan.

Mengacu pada hal di atas, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta telah melaksanakan kegiatan DPM di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya di wilayah kerja KSOP Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 28 Oktober - 9 November 2019 ini diikuti oleh sekitar 300 peserta. Mereka berasal dari berbagai wilayah. Di antaranya dari Pangkalan Bun, Kumai, Pangkalan Lada, Seruyan, dan para Nelayan dari daerah Kubu.

Para peserta mendapatkan berbagai kegiatan pembelajaran antara lain Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF), Security Awareness Training (SAT), dan SKK 60 Mil.

Selain pembelajaran di atas, sebagai penambahan wawasan bagi para peserta, tim DPM STIP dan KSOP Kumai juga bersinergi dengan beberapa lembaga terkait. Di antaranya dengan Pelindo III Cabang Kumai, PT. Pelni Cabang Kumai, Polres Kotawaringin Barat, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) wilayah kerja Kabupaten Kotawaringin Barat.

Di acara kegiatan DPM ini, satuan kepolisian lalu lintas yang berada di wilayah Kotawaringin Barat berkesempatan memberikan pembelajaran kepada para peserta DPM terkait dengan keselamatan berlalu lintas. Sementara itu BNN memberikan wawasan tentang bahaya bahaya narkoba.

Sedangkan Pelindo III dan PT Pelni memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berkunjung ke area pelabuhan dan ke atas kapal Pelni KM Awu yang sedang berlabuh di kawasan Kumai.

Mewakili Ketua STIP, Drs.Renhard Manurung, MM dalam sambutan penutupan DPM Angkatan XXXIII pada Sabtu 9 November 2019 mengatakan, DPM ini yang dilaksanakan kali ini adalah yang kedua kalinya di laksanakan di wilayah KSOP Kumai.

“Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan DPM ini yang telah berjalan secara lancar dan dukungan luar biasa dari semua pihak terkait. Dan kami mohon maaf jika selama kegiatan berlangsung ada hal yang kurang berkenan dan semoga kita dapat bersinergi dalam kegiatan lainnya,” ujarnya.

(STIP/*Admin)