Bukan Sepeda, Menhub Bagikan Ponsel dan Helm untuk Pemenang Kuis

Bukan Sepeda, Menhub Bagikan Ponsel dan Helm untuk Pemenang Kuis

DPMKEMENHUB.ID - Berbeda dengan hadiah yang kerap dibagikan oleh Presiden Joko Widodo berupa sepeda, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membagikan telepon seluler (ponsel) dan helm kepada peserta Diklat Pemberdayaan Manusia (DPM) dan Taruna-taruni STPI.

Mereka yang mendapatkan hadiah dari Pak Menteri adalah yang bisa menjawab kuis atau pertanyaan yang diberikan. Penilaian dilakukan oleh audiens yang ada di Gedung Serba Guna (GSG) Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Minggu (18/11/2018).

Coba sebutkan lima butir Pancasila, kata Menhub kepada salah seorang lulusan DPM Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP Tangerang) bernama Sukardi. 

Dengan lantang nelayan yang lulusan sekolah menengah tahun 2000 asal Indramayu itu pun menyebutkannya dengan lancar dan benar. Bahkan, sebelum menjawab ia pedebetul sambil mengatakan bahwa butir-butir Pancasila ia hafal di luar kepala.

"Karena saya ini lulusan sekolah tahun 2000. Jadi saya paham betul Pancasila dan NKRI," ujarnya. Setelah itu telepon seluler pun diberikan sebagai hadiah oleh Menhub.

Kemudian, peserta lain yang berasal dari DPM STPI bernama Suwarna. Ia diminta menyebutkan isi Sumpah Pemuda. Pertanyaan dadakan yang cukup 'berat' sebenarnya. Namun ternyata ia pun bisa menjawabnya dan mendapatkan hadiah yang sama.

"Waah.., baca pasti nih," kata pembawa acara yang cukup ngocol sambil melihat-lihat ke bawah seperti mencari tulisan di kertas atau karton. Namun ternyata tidak ada.

Setelah itu, dua taruni dan satu taruna STPI diminta naik ke panggung. Menhub pun meminta pendapat mereka tentang apa itu keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketiga siswa reguler STPI itu pun memberikan pendapatnya masing-masing.

Setelah dilakukan penilaian melalui gemuruh tepuk tangan hadirin, sang taruna pun mendapatkan hadiah ponsel dan dua rekan taruni mendapatkan helm.

Menhub Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke STPI Curug didampingi para pejabat Kementerian Perhubungan termasuk Sekjen Kemenhub, Irjen Kemenhub, Kepala BPSDMP, dan lainnya.

Di acara penutupan DPM dengan peserta ratusan itu, Menhub berpesan agar para lulusan dapat menjadi agen-agen perubahan di samping dapat meningkatkan taraf kehidupan masing-masing melalui diklat yang telah diberikan.

"Mereka selain kita berikan diklat keterampilan, juga kita berikan materi kebangsaan dalam suasana penuh persahabatan," ujar Budi Karya kepada media usai acara. (ron)